JAGOSTAT.COM

JAGOSTAT.COM

Website Belajar Matematika & Statistika

Website Belajar Matematika & Statistika

Metode Statistika II » Klasifikasi Statistika › Statistika Deskriptif dan Inferensia
Klasifikasi Statistika

Statistika Deskriptif dan Inferensia

Pada umumnya, analisis statistik dapat dibagi menjadi dua bidang, yakni: (1) analisis statistik deskriptif dan (2) analisis statistik inferensial.


Oleh Tju Ji Long · Statistisi

Pada umumnya, analisis statistik dapat dibagi menjadi dua bidang, yakni: (1) analisis statistik deskriptif dan (2) analisis statistik inferensial.

Statistik Deskriptif

Langkah pertama yang biasa dilakukan dalam analisis data yaitu meringkas data dengan menggambar plot atau grafik serta menghitung beberapa statistik deskriptif seperti rata-rata, nilai tengah atau median, nilai maksimum dan minimum, dan sebagainya. Kegiatan ini merupakan cakupan dalam analisis statistik deskriptif.

Ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai nilai-nilai dalam data tersebut, dan juga memberikan gambaran variabilitas yang terkandung dalam data.

Dengan demikian, analisis statistik deskriptif merupakan salah satu jenis analisis untuk memberikan gambaran mengenai suatu kumpulan data (gugus data) guna mendapatkan informasi yang berguna. Statistik deskriptif dapat dibuat untuk data sampel maupun data populasi.

Perlu dipahami bahwa untuk data sampel, statistik deskriptif hanya memberikan informasi berdasarkan data sampel tersebut dan tidak dapat memberikan kesimpulan atau inferensia untuk kelompok data yang lebih besar (populasi).

Contoh penerapan metode statistik deskriptif yaitu penggunaan tabel-tabel dan diagram atau grafik seperti diagram batang (bar chart), diagram lingkaran (pie chart), dan diagram lainnya.

Statistik inferensia

Analisis statistik inferensia merupakan salah satu jenis analisis yang digunakan untuk menarik kesimpulan atau inferensi tentang karakteristik populasi berdasarkan data dari sampel.

Inferensi statistik merupakan proses pembuatan suatu estimasi, prediksi, atau keputusan mengenai suatu populasi berdasarkan suatu sampel. Ini adalah bagian yang lebih rumit dari analisis statistik, karena melibatkan teori probabilitas dan berbagai uji inferensia, seperti uji student-t dan analisis varians.

Secara umum, statistik inferensia selalu berhubungan dengan ketidakpastian, karena kita berhubungan dengan hanya sebagian informasi dari populasi yang terkandung dalam data sampel.

Data hasil sensus dapat dianalisis dengan cara deskriptif. Sedangkan, data hasil survei dapat dianalisis dengan cara deskriptif dan inferensia.

Artikel Terkait

Change is the law of life. And those who look only to the past or present are certain to miss the future.