www.jagostat.com

www.jagostat.com

Website Belajar Matematika & Statistika

Website Belajar Matematika & Statistika

MPC I   »   Systematic Random Sampling   ›  Systematic Sampling
Sampling

Systematic Sampling

Systematic random sampling atau pengambilan sampel secara sistematik adalah suatu metode untuk mengambil sampel secara sistematis dengan menggunakan interval (jarak) tertentu dari suatu kerangka sampel yang telah diurutkan.


Flag Counter
Flag Counter

Secara definisi metode pengambilan sampel secara sistematik adalah suatu metode untuk mengambil sampel secara satu per satu, berdasarkan suatu kerangka sampel, dengan menggunakan suatu interval (jarak) tertentu secara teratur pada kerangka sampel tersebut.

Pengambilan sampel secara sistematik (systematic sampling) lebih mudah dipahami dan diimplementasikan daripada pengambilan sampel acak sederhana tanpa atau dengan pengembalian (SRS-WOR atau SRS-WR).

Pengambilan sampel secara sistematik dilakukan, terutama bila ukuran sampel cukup besar sehingga pengambilan sampel dengan cara SRS akan sangat melelahkan (time-consuming). Dapat dibayangkan, betapa melelahkannya kalau kita harus mencari Angka Random (AR) yang memenuhi syarat sebanyak 100 buah.

Misalkan, terdapat sebuah populasi yang terdiri dari N unit, dan setiap unit pengamatan (yang sekaligus unit sampling) diberi nomor 1 sampai N. Untuk memilih sebuah sampel berukuran n unit, maka interval sampling yang digunakan adalah N/n = I, dan bila secara sistematik linear maka diambil sebuah unit sampling dari kelompok I unit yang pertama, yaitu ambil satu AR yang lebih kecil atau sama dengan I.

Setelah satu AR ini diperoleh, maka selanjutnya unit pengamatan yang terambil adalah dengan menggunakan setiap kelipatan I. Kalau, misalnya, terambil unit pertama adalah unit nomor 3, maka unit kedua adalah 3 + I, dan unit ketiga adalah (3 + I ) + I = 3 + 2I, dan unit keempat adalah (3 + 2I) + I = 3 + 3I, dan unit selanjutnya adalah 3 + 4I, dan seterusnya sampai ke unit terakhir yaitu 3 + (n-1) I, sehingga diperoleh n unit pengamatan.

Keuntungan Menggunakan Metode Sampling Sistematik

Keuntungan menggunakan metode sampling sistematik adalah:

  1. Prosedurnya lebih cepat dan mudah pelaksanaannya di lapangan daripada cara-cara yang lain, karena hanya satu kali menggunakan angka acak/random dan selebihnya mengikuti interval saja;
  2. Sampel yang diperoleh dengan metode sampling sistematis cenderung lebih merata, sehingga kemungkinan besar menghasilkan sampel yang lebih representatif dan lebih efisien daripada PSAS (SRS).
Kelemahan Menggunakan Sistematik Sampling

Kelemahan dari sistematik sampling adalah:

  1. Varian dari penduga sulit diperoleh dari sampel sistematik tunggal, dan
  2. Sampel bisa tidak representatif, terutama bila kerangka sampel bersifat ‘periodik’ yang sejalan dengan interval yang digunakan. Misal bila urutan rumah tangga adalah ayah, ibu, dan anak 1, anak 2 dan anak 3, dan demikian seterusnya dari rumah tangga ke rumah tangga di kerangka sampel, maka bisa saja kalau ada ‘periodisasi’ atau ‘susunan unit pengamatan’ seperti ini, bila unit pengamatan pertama adalah ibu, dan besarnya interval sampling sama dengan pola susunan di kerangka sampel, maka unit kedua akan ibu, unit ketiga akan ibu, dan seterusnya. Dengan demikian, sampel akan terdiri dari ibu-ibu saja, yang jelas tidak mencerminkan keragaman gender dalam populasi.
Sumber:

Asra, Abuzar & Achmad Prasetyo. 2015. Pengambilan Sampel dalam Penelitian Survei. PT RajaGrafindo Persada: Jakarta.

Artikel Terkait

All the statistics in the world can't measure the warmth of a smile.