JAGOSTAT.COM

JAGOSTAT.COM

Website Belajar Statistika: Konsep, Teori, dan Penerapan

Website Belajar Statistika: Konsep, Teori, dan Penerapan

Matematika Dasar » Aritmatika Sosial › Harga Penjualan, Laba, dan Rugi
Aritmatika Sosial

Harga Penjualan, Laba, dan Rugi

Dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terkait dengan perdagangan, kita sering mendengar beberapa istilah harga jual, laba, dan rugi. Jika harga jual suatu barang lebih besar daripada harga beli maka kita akan untung. Sebaliknya, jika harga beli lebih besar daripada harga jual maka kita akan rugi.


Dalam kehidupan sehari-hari, khususnya terkait dengan perdagangan, kita sering mendengar beberapa istilah ini. Untung (laba) dan rugi dalam suatu perdagangan sangat bergantung pada harga pembelian dan harga penjualan. Kita tahu bahwa jika harga jual suatu barang lebih besar daripada harga beli maka kita akan menikmati keuntungan (laba). Sebaliknya, jika harga beli lebih besar daripada harga jual maka kita akan menderita kerugian.

Dengan demikian, rumus untuk untung (laba) dan rugi dapat dinyatakan secara sederhana dengan

Gambar
Persentase Untung (Laba) dan Rugi

Alih-alih dalam bentuk nominal, tak jarang kita mendengar keuntungan atau kerugian dinyatakan dalam persentase. Misalnya, Pak Rangga memperoleh keuntungan 30% dari penjualan mobil dalam seminggu terakhir atau Bu Diana Silitonga mengalami kerugian 20% dari penjualan akibat sepinya pelanggan, dan lain sebagainya.

Persentase keuntungan dapat diperoleh dari perbandingan besarnya keuntungan terhadap harga pembelian kemudian dikalikan dengan 100%. Kita nyatakn ini dalam rumus berikut:

Gambar

Persentase kerugian dapat diperoleh dari perbandingan besarnya kerugian terhadap harga pembelian kemudian dikalikan dengan 100%. Kita nyatakan ini dalam rumus berikut:

Gambar

Contoh 1:

Ibu Diana Silitonga baru saja memulai usaha berjualan baju online. Ia mengeluarkan modal sebesar satu juta rupiah dan dengan modal itu ia berhasil membeli 20 baju. Diana kemudian menjual baju tersebut seharga Rp 75.000 per baju. Berapa keuntungan dan persentase keuntungan yang diperoleh Diana jika ia berhasil menjual seluruh baju tersebut?

Pembahasan:

Diketahui harga beli untuk 20 baju adalah 1 juta rupiah dan karena Diana berhasil menjual seluruh bajunya maka harga jual untuk 20 baju adalah 1,5 juta rupiah (20 x 75.000). Jadi, besar keuntungannya adalah

Gambar

Dengan demikian, persentase keuntungannya yaitu

Gambar

Contoh 2:

Seorang pedagang memperoleh hasil penjualan sebesar Rp 108.000,00. Ternyata, dari hasil perhitungan ia mengalami kerugian sebesar 10%. Berapakah modal awal pedagang tersebut?

Pembahasan:

Diketahui harga jual = Rp 108.000,00 dan rugi = 10%. Ditanya = modal awal atau harga beli?

Besarnya kerugian pedagang tersebut yaitu

Gambar

Dengan demikian, kita peroleh

Gambar

Jadi, modal awal pedagang tersebut adalah Rp 120.000,00.

Menghitung Harga Pembelian dan Penjualan

Jika sebelumnya kita belajar menghitung besar untung dan rugi serta persentasenya, maka sekarang kita mengerjakan kebalikannya. Misalnya kita diminta menghitung harga penjualan jika diketahui persentase keuntungan atau kerugian dan harga belinya atau kita diminta mencari harga beli jika diketahui harga jual dan persentase keuntungan atau kerugiannya.

Sebenarnya, tidak sulit untuk mengerjakan soal ini. Dengan sedikit aljabar, kita dapat memodifikasi rumus yang telah kita pelajari di atas. Misalkan kita diminta mencari harga jual jika diketahui harga beli dan persentase keuntungan, maka kita bisa gunakan rumus berikut:

Gambar

Dari hasil di atas, kita juga peroleh harga beli jika diketahui harga jual dan persentase keuntungan, yakni

Gambar

Contoh 3:

Sebuah tas dibeli dengan harga Rp 300.000,00. Berapakah harga jual tas tersebut untuk mendapatkan keuntungan sebesar 30%?

Pembahasan:

Diketahui Harga Beli (HB) = Rp 300.000,00 dan persentase untung (PU) = 30%. Pertama, kita dapat menghitung besarnya untung dengan menggunakan rumus berikut:

Gambar

Tambahkan besar keuntungan dengan harga beli sehingga diperoleh besarnya penjualan tas tersebut.

Gambar

Sebenarnya, untuk menghitung harga jual kita dapat menggunakan cara lain yang lebih sederhan yakni

Gambar

Contoh 4:

Sebuah panci goreng (frying pan) dijual dengan harga Rp 75.000 dan memberikan keuntungan 25%. Berapakah harga beli dari panci goreng tersebut?

Pembahasan:

Diketahui harga jual (HJ) = Rp 75.000 dan persentase keuntungan (PU) = 25%. Dengan demikian, kita peroleh

Gambar
Artikel Terkait

Any person capable of angering you becomes your master. They can anger you only when you permit yourself to be disturbed by them.