JAGOSTAT.COM

JAGOSTAT.COM

Website Belajar Statistika: Konsep, Teori, dan Penerapan

Website Belajar Statistika: Konsep, Teori, dan Penerapan

Matematika Dasar » Statistika › Menyajikan Data dalam Bentuk Tabel Distribusi Frekuensi
Statistika

Menyajikan Data dalam Bentuk Tabel Distribusi Frekuensi

Tabel distribusi frekuensi adalah tabel yang berisi daftar nilai data yang disertai dengan frekuensinya yang sesuai (berapa kali nilai-nilai tersebut terjadi).


Oleh Tju Ji Long · Statistisi

Pada saat kita dihadapkan pada sekumpulan data yang banyak, kita dapat mengatur dan merangkum data tersebut dengan membuat tabel yang berisi daftar nilai data (bisa nilai individual atau nilai data yang sudah dikelompokkan ke dalam selang interval tertentu) yang disertai dengan frekuensinya yang sesuai (berapa kali nilai-nilai tersebut terjadi).

Daftar sebaran nilai data tersebut dinamakan dengan daftar frekuensi atau sebaran (distribusi) frekuensi.

Pada artikel ini kita akan belajar cara membuat tabel distribusi frekuensi dari sekumpulan data yang ada. Coba Anda amati data hasil ulangan matematika dari 34 siswa berikut.

717557886480
757580829068
908871757181
488272626874
797984755775
75686568

Dapatkah Anda memberikan gambaran secara langsung dari data tersebut? Cukup sulit, bukan? Namun, Anda akan dapat menjelaskan secara cepat jika datanya telah dibuat dalam tabel distribusi frekuensi sebagai berikut.

Gambar

Anda sekarang dapat dengan cepat mengatakan bahwa berdasarkan tabel distribusi frekuensi di atas, sebagian besar siswa mendapatkan nilai antara 62 sampai 82 yakni sebanyak 7 + 12 + 7 = 26 siswa.

Untuk menyajikan data nilai ulangan matematika dari 34 siswa tersebut dalam bentuk tabel distribusi, Anda dapat mengikuti langkah-langkah penyelesaian sebagai berikut:

  1. Urutkan data dari nilai terkecil ke nilai terbesar.
  2. 485757626465
    686868687171
    717274757575
    757575757979
    808081828284
    88889090
  3. Tentukan banyak kelas pada tabel distribusi frekuensi. Anda dapat mengunakan metode Sturges:
  4. Gambar
  5. Tentukan interval kelas
  6. Gambar
  7. Tentukan ujung batas bawah dan batas atas kelas pertama
  8. Biasanya batas bawah kelas pertama diambil data yang terkecil, yaitu 48.

    Batas atas kelas pertama = batas bawah kelas 1 + interval kelas - 1 = 48 + 7 - 1 = 54.

  9. Nilai frekuensi (f) dengan tabel penolong seperti tabel berikut.
  10. Gambar

    Sehingga tabel distribusi frekuensinya adalah

    Gambar

Cukup sekian penjelasan tentang bagaimana menyajikan data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi beserta contoh soal dan pembahasannya dalam artikel ini. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait

If you find yourself constantly trying to prove your worth to someone, you have already forgotten your value.